Pada lembar ini aku bertutur, merenda kata-kata, menyimpan harapan, membuat kehidupan

Kamis, 02 Desember 2010

Reuni

Seseorang telah berkata “kamu telah berubah, dulu kamu sangat pemarah”, ah benarkah aku seperti itu?sedikit pemarah mungkin iya.. () tapi sikap itu hanya terjadi disekolah saja, sedangkan dirumah aku selalu menjadi anak manis yang baik hati, anggapan demikian pun tak berlaku untuk sebagian kecil teman laki-laki ku dan seluruh teman perempuanku.
Ingin kukatakan, sebenarnya aku bukan pemarah, mungkin aku mempertahankan superioritas egoku atas perlakuan anak laki-laki teman sekelasku yang perlakuannya melebihi batas kewajaran, betapa tidak semua hal yang dilakukannya mengarah pada pelecehan sexual dan tentu saja aku tidak nyaman dengan kondisi itu, sehingga dalam hatiku hanya ada perasaan bagaimana aku harus melawan mereka agar aku tidak menjadi korban dari keusilan teman laki-laki disekolah, aku mempertahankan supremasiku atas mereka, sehingga kelembutan yang ada dalam diriku tak Nampak untuk sebagian yang menganggap aku galak, jutek dan pemarah. Karena hal itu pula, aku cuek dan acuh tak acuh terhadap mereka, aku hanya berpikir, aku mampu bersaing atas mereka dan aku memiliki banyak teman perempuan, so tidak ada laki-laki dalam kehidupanku..
Aku mungkin cuek dan dingin (tentu saja aku juga menjaga diri untuk tidak jatuh cinta), dibandingkan dengan teman 1 bangku ku, mungkin aku telat jatuh cinta, meskipun aku sempat mengagumi seseorang, tapi hanya sebatas aku menyukai kelebihan dirinya, belum sampai pada tahap menjatuhkan cinta… dan lagi rasa-rasanya aku terlalu kecil untuk merasa jatuh cinta..atau mungkin hidupku telah dipenuhi oleh cinta orangtuaku sehingga aku tak memiliki ruang untuk mencintai yang lain.
Lucu juga sih jika mengenang masa lalu, aku sendiri gak menyangka aku bisa berubah seperti ini, mungkin pilihanku untuk sekolah di smea yang identik dengan perempuan adalah pilihan yang tepat, setidaknya itu adalah tonggak perjalanan hidupku untuk menjadi perempuan dewasa dan mandiri.. ya, jauh dari orang tua (yang sebelumnya ga pernah aku bayangkan) membuatku belajar untuk dapat bertanggungjawab atas hidup dan pilihanku, untuk bisa belajar dewasa, mandiri, dan tak tergantung pada siapapun dan aku rasa itu juga yang membentuk kepribadianku sampai saat ini.
Jika mengenang masa-masa smp, mungkin masa itulah masa suram hidupku, sikapku yang kasar, kata-kataku (terkadang bahasa kebun binatang keluar untuk orang-orang yang suka usil denganku)—dan tentu aku telah memohon ampun pada Tuhan atas semuanya--- pernah juga beberapa kali berantem dengan teman laki-lakiku (sekali lagi kusebut hanya untuk mempertahankan ego dan supremasiku sebagai perempuan yang juga bisa lebih hebat dari laki-laki), kadang aku sendiri suka berpikir, sampai se ekstrim itu kah aku? Tak bisa kah aku bersikap lembut?tapi keadaan telah membuat aku menjadi seperti itu…
Yaaa… setiap kisah memiliki kenangan sendiri, setiap masa memiliki cerita sebagai pembelajaran dan cermin hidup untuk melangkah ke masa depan, demikian halnya masa belasan tahun menjadi cermin untuk kita membenahi diri menjadi lebih baik lagi, karena tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang memiliki cerita kelam masing-masing. Asal kita tidak terus menerus berada dalam kondisi (buruk) itu, tentu cerita kelam bukanlah hal yang menakutkan, tapi menjadi semacam pembuktian bahwa kita telah berubah dalam banyak hal dalam hidup…
Karena hidup itu dinamis, maka setiap orang akan selalu berubah mengikuti perkembangan dan seiring waktu perubahan itu akan menjadikan diri kita sebagai sesuatu yang baru.. jika perubahan itu adalah untuk hal-hal yang positif aku rasa semua itu tak ada salahnya.
So.. jangan takut untuk berubah ke arah yang lebih baik…..(karena itu memang harus dilakukan)!

Waktu yang salah atau kita yang bodoh?
Mengingkari perasaan dengan ego
Seandainya aku tahu
Dan seandainya engkau gigih
Tak mungkin menjadi begini..

Namun waktu tak mungkin berulang
Hadirmu telah lama berlalu
Menjadi sahabat mungkin sebuah harapan
Dan biarkan kita mengenang cerita kita dengan jenaka
Agar kita bisa tertawa bersama
Menikmati indahnya dunia…
12/09/2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar